jump to navigation

PENYEBAB KARYAWAN MALAS BEKERJA Maret 16, 2010

Posted by dedewinasis in pengembangan diri.
trackback

Hari ini hari libur…baca baca koran kemarin sampe sekarang. hehehe…Nah ini ada sebuah artikel buat sobat-sobat yang pengen tau neh, kenapa ya kok saya kemarin atau kapan entah merasa malas bekerja. Hummm ini dia artikel yang saya baca dari sebuah koran harian nasional (seputar indonesia,2 maret 2010) dan sedikit tambahan dari saya ( sudah merasa sok berpengalaman neh saya…hahahahaha :D), monggo dibaca :

Banyak orang tidak mengerti mengapa mereka malas bekerja, atau bahkan kehilangan semangat kerja. Yang mereka tahu hanyalah mereka hanya malas saja berhubungan dengan pekerjaan. Membaca kalimat ini kadang teringat beberapa obrolan obrolan dikala sekolah, kuliah, maupun kerja. Kadang kita atau bahkan teman kita berkata ” wah..males banged nich kerja.” Dari berita yang saya baca tersebut, disitu ada beberapa kutipan dari careerbuilder.com, yakni “padahal, mencari tahu penyebab dari masalah hilangnya semangat kerja ini penting untuk mencari solusinya. Jika bisa menemukan penyebabnya, dapat mengubah efeknya bagi diri anda,” ujar Mc Cann. Beliau adalah pendiri McCann Research Corporation.

  • Perasaan Negatif
    Adanya perbedaan kepribadian, budaya dan etika kerja menjadi salah satu pengaruh negatif di lingklungan kerja.
  • Atasan Yang Menghambat Karier kita sebagai keryawan.
    Banyak alasan mengapa atasan menghambat karier anak buahnya, nah daripada kita berpikir macam-macam mengenai apa alasannya, mendingan kira persiapkan amunisi dan tindakan prefentivenya. Pertama adalah pastikan kita memiliki catatan pekerjaan atau catatan prestasi yang pernah kita raih. Nah untuk mengantisipasi hal ini, biasakanlah kita mencatat segala aktivitas kerja kita, baik dalam sebuah blok note ataupun dalam sebuah pelaporan aktivitas. Nah untuk memoles seperti apa sebuah pelaporan aktivitas saya kira bisa anda sesuaikan dengan iklim perusahaan tempat anda bernaung.
  • Gosip Kantor
    Gosip akan  mencitpakan kondisi tidak nyaman, permusuhan, pesimistis di lingkungan kerja, dan juga menimbulkan ketidakpastian. Nah kalo misalnya gosipnya bagus sih gapapa, kalo gosipnya yang jelek-jelek?? hi serem…..
  • Bullying
    Bullying adalah perilaku seperti melontarkan humor yang bernada mengejek, pelecehan seksual, secara verbal, menginterupsi secara kasar, berteriak atau memarahi karyawan (bagi boss) atau rekan kerja (bagi sesama rekan kerja) di depan orang lain, atau bahkan mengacuhkan rekan kerja 😡 . Hal-hal diatas memang sering terjadi di dunia kerja . Nah bagi rekan-rekan mungkin untuk mengantisipasi hal-hal seperti ini alangkah baiknya jika kita menciptakan iklim saling menghargai sesama karyawan (baik bos dan sesama rekan kerja), mengapa?? ya..menurut saya sih karena kita sama sama bukan pemilik perusahaan tersebu, kita sama-sama manusia yang mencari sesuap nasi di perusahaan itu. Beyul ga gan???? 😀
  • Perubahan
    Dunia kerja di masa ini cepat sekali berubah. Perubahan teknologi, krisis ekonomi, dan kondisi politik yang mengubah perputaran bisnis menjadi tak terkendali. Kondisi seperti ini komunikasi yang jujur antara  atasan dan bawahan sangat diperlukan. Ini penting agar masing-masing bisa memahami dan menerima perubahan tersebut,”tegas Mc Cann.

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: