jump to navigation

naik trans jogja! April 2, 2010

Posted by dedewinasis in jogja.
Tags: , ,
trackback

Pagi ini saya sampai ke kota tercinta dimana saya dilahirkan, yakni Daerah Istimewa Yogyakarta. Pulang tanpa berita ke orang tua. Saya sampai ke stasiun tugu tidak ada yang menjemput, hummmmm putar otak sedikit, “oh iyaaaa…semenjak di launching pertama kali februari 2008, trans jogja belum sempat saya coba!!.” Nah pagi ini saya mencoba naik trans jogja melalui halte malioboro 1 ( yang paling dekat dengan stasiun Tugu-Jogja). Diawali dengan bertanya jurusan yang melewati arah rumah saya tepatnya di daerah glagahsari. Jalur yang disarankan adalah bus dengan kode 1A, dengan rute Malioboro-Pasar Sentul-Kusumanegara-dst ( lagi lagi tidak hapal, next post ada deh jalurnya! ).

Pertama masuk ke haltenya, memang terasa sempit. Namun saya rasa itu cukup mengakomodir. Hal ini saya rasa sudah diperhitungkan oleh pihak terkait mengenai ukuran dan jumlah penggunanya. Setelah bus Trans jogja jalur 1A datang, saya tersenyum lebar, asyik pertama kalinya nih naik trans jogja…hihihihi.. setelah masuk terasa dinginnya AC masih terasa. Sesuai lah dengan 3 ribu yang dikeluarkan.

Foto disamping adalah gambar bus trans Jogja yang saya naiki. Bus ytersebut terasa masih terawat. AC masih dingin, bangku (jok) masih bersih, suspensi masih standar, kenyamanan masih terasa. Namun, untuk segi kenyamanan, sebenarnya ukuran bus masih terasa sempit. dapat dilihat ketika bangku terisi berhadapan, ruang tengah serasa sangat sempit, Bayangkan jika ada penumpang yang berdiri di tengah! Namun hal ini saya kira sudah cukup menjadi salah satu alternatif angkutan umum yang memadahi. Selain itu, konsep yang ditawarkan untuk sebuah angkutan masa trans jogja cukup baik. Keramahan, kesantunan petugas sangat bagus. Ada kesan yang sangat positif yang saya dapat saat pertama naik trans jogja hari ini, seorang penumpang yang sedang sakit (sepenglihatan saya beliau eks stroke/ lumpuh separuh). Petugas halte membantu penumpang tersebut naik ke bus, dan petugas di dalam bus pun membantu penumpang dari masuk sampai duduk, bahkan menanyakan hendak turun dimana. Sebuah nilai dari keramahan kota Jogja yang sangat-sangat terasa hangat, jauh beda dengan ibu kota. Ini dia bapak petugas yang saya lihat penuh keramahan itu (saya foto sembunyi-semunyi nii)

Secara keseluruhan saya sangat puas perjalanan dengan trans jogja hari ini!!First impression yang bagus! Walaupun masih terasa banyak kekurangan juga, seperti halte yang jaraknya masih terlalu jauh. Dampaknya, saya harus naik becak, menghabiskan Rp 5000,- sampai depan rumah saya. Mari kita dukung perkembangan transportasi massal agar mengurangi kemacetan!!!!

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: